Drama “Jumpa Fans” Dokter: Bocah di Tanjungpinang Pilih ‘Terjun Bebas’ Daripada Disunat!

poparts.id – Ada-ada saja aksi unik nan mengocok perut dalam gelaran sunatan massal yang diadakan oleh Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Tanjung Uban.

Bertempat di Tanjung Siambang, Dompak, , Kabupaten Bintan, Kepri pada Rabu 11 Februari pagi, suasana yang seharusnya formal mendadak berubah menjadi panggung “drama kolosal” gara-gara aksi salah satu peserta.

Bukannya antusias menyambut status baru sebagai “pria sejati”, seorang bocah peserta khitanan justru menunjukkan bakat akrobatiknya.

Lantaran didera rasa takut yang luar biasa, bocah tersebut menangis histeris hingga nekat melakukan aksi terjun bebas dari tempat tidur khitanan.

Meski Wali Kota Tanjungpinang dan petugas PPLP sudah turun tangan mengeluarkan jurus bujuk rayu maut, sang bocah tetap teguh pada pendiriannya: Pilih pulang daripada ‘dipotong’!

Ia akhirnya memutuskan mundur dari antrean, menyisakan tawa kecil bagi para penonton dan petugas yang gemas melihat tingkahnya.

Meski sempat diwarnai aksi “kabur-kaburan”, acara yang diikuti oleh 30 anak di Kelurahan Dompak ini terbilang sukses besar.

Tak hanya soal khitanan, PPLP Tanjung Uban benar-benar “tumpah ruah” memberikan perhatian bagi warga melalui: cek kesehatan gratis, bakti sosial diantaranya pembagian 200 paket sembako untuk dapur warga tetap ngebul.

Juga penyerahan bantuan 3 kursi roda bagi warga disabilitas yang membutuhkan. Salah seorang warga, Salam, mengaku sangat terbantu.

Plt. Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban, Alfaizul menjelaskan bahwa aksi sosial ini adalah bentuk cinta dan sinergi antara KPLP dengan pemerintah daerah serta masyarakat.

Sejalan dengan itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menekankan bahwa momentum HUT KPLP ke-53 dan PPLP ke-38 ini bukan sekadar seremoni.

Ini adalah pengingat bahwa tantangan maritim ke depan makin kompleks, namun hubungan dengan masyarakat harus tetap erat—eratnya melebihi pegangan bocah yang takut disunat tadi!

Editor: Aulia Ichsan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *