poparts.id – Siapa bilang nongkrong cuma buang-buang duit? Di Nagoya, Kota Batam nongkrong justru bikin ekonomi makin “menyala”! Gelaran Night Party Nagoya Lantern Festival yang baru saja usai (13–17 Februari 2026) terbukti bukan sekadar pesta lampion biasa. Gak tanggung-tanggung, perputaran uang di sini tembus angka Rp1 miliar hanya dalam 5 hari!
Berdasarkan survei dari tim ahli Politeknik Batam, ada sekitar 6.000 orang yang memadati Jalan Raya Nagoya Citywalk. Efeknya? 30 tenant UMKM yang ikutan bazaar lapor kalau dagangan mereka ludes setiap malam!
“Nagoya itu episentrumnya Batam. Kalau ruang publiknya hidup, UMKM dan pariwisatanya pasti ikut kecipratan untung,” ujar Amsakar Achmad, Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam.
Gak cuma warga lokal yang flexing foto di bawah instalasi lampion tematik, turis dari Singapura, Malaysia, hingga Brunei juga ikutan nimbrung. Puncaknya terjadi pada 16 Februari kemarin, di mana ribuan orang tumpah ruah menikmati atraksi barongsai, fashion show, dan kulineran asik.
Ternyata, suksesnya acara ini adalah “pemanasan” buat proyek WPP Prioritas New Nagoya. Menurut Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, kawasan ini emang lagi didandani habis-habisan.
Mulai dari pedestrian yang makin nyaman, lampu-lampu estetik, sampai konektivitas antar-blok yang bikin Nagoya makin berkelas internasional.
Li Claudia Chandra, Wakil Kepala BP Batam juga nambahin kalau kunci suksesnya adalah kolaborasi. Pemerintah yang tata kotanya, swasta (seperti Nagoya Citywalk) yang bikin acaranya, dan UMKM yang gerakkan ekonominya. Teamwork makes the dream work!
Suhendro, Owner Nagoya Citywalk, juga udah kasih kode nih kalau mereka siap gas pol lagi buat kolaborasi jangka panjang ke depannya. Siap-siap aja, Nagoya bakal makin sering bikin kejutan!
Editor: Aulia Ichsan
