poparts.id – Kawasan legendaris Nagoya bersiap naik kelas! Hari Minggu, 1 Maret 2026, suasana di Nagoya Citywalk pecah oleh keceriaan ratusan peserta. BP Batam sukses menggelar Community Gathering sebagai ajang pamer strategi buat menyulap kawasan ini menjadi WPP New Nagoya yang lebih modern dan keren.
Gak cuma sekadar kumpul-kumpul, acara ini jadi ajang “pemanasan” fisik sekaligus kolaborasi. Acara dibuka langsung oleh duet mumpuni, Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.
Mereka melepas bendera start untuk Fun Walk 3 KM: Diikuti oleh para pejalan kaki yang antusias menikmati trotoar Nagoya. Gowes Santai 7 KM ini diikuti oleh 30 komunitas lari dan sepeda se-Kota Batam yang bikin jalanan Nagoya jadi penuh warna.
Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menegaskan kalau New Nagoya bukan cuma soal poles-memoles tampilan. Program dari Kedeputian Infrastruktur ini punya “senjata” rahasia diantaranya: drainase terpadu biar Nagoya bebas genangan dan makin nyaman.
Kemudian pedestrian ramah wisatawan: jalur pejalan kaki yang lebar dan aman, cocok buat turis maupun warga lokal. UMKM lokal diberi ruang lebih luas buat unjuk gigi agar ekonomi kreatif makin hidup.
“Kami ingin WPP New Nagoya jadi ruang publik yang produktif. Bukan cuma pusat bisnis, tapi tempat nongkrong yang aman, nyaman, dan berdaya saing global,” ujar Amsakar.
Senada dengan Amsakar, Li Claudia Chandra menyebut kalau pembangunan fisik bakal terasa hambar tanpa keterlibatan warga. Baginya, komunitas adalah elemen penting agar kawasan ini tetap “hidup” dan berkelanjutan.
Dukungan pun mengalir dari para pegiat komunitas. Suryatmoko dari Omahan Runners mengaku sangat menantikan infrastruktur yang lebih ramah pejalan kaki. “Kalau fasilitasnya oke, gaya hidup sehat warga Batam pasti meningkat drastis!” katanya.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha seperti Owner Nagoya Citywalk Suhendro Gautama, dan komunitas kreatif, sepertinya mimpi melihat Nagoya jadi “ikon masa depan” Batam tinggal selangkah lagi!
Editor: Aulia Ichsan
