Cerita Biaya Koordinasi Dapur MBG, Korban Rugi, Oknum di Batam Dicari!

poparts.id – Hati-hati kalau dengar tawaran “proyek basah” yang datangnya tiba-tiba. Bukannya untung malah buntung, sebuah kasus dugaan jual beli titik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) baru saja heboh di Batam.


Cerita ini bermula pada Jumat, 1 Maret 2026 lalu. Seorang korban berinisial H.H, 35 tahun dihubungi oleh seseorang berinisial I. untuk “mengamankan” dua titik lokasi SPPG di Bengkong dan Lubuk Baja. Singkat cerita, H.H. dikenalkan dengan sosok perempuan berinisial H.M usia 40 tahun yang mengaku dari Yayasan Gema Solidaritas Nusantara.

Bukan main, H.M. mematok harga Rp200 juta per titik! Total Rp400 juta disetor oleh korban setelah tanda tangan di depan notaris pada 3 Maret 2026. Uang berpindah tangan lewat transfer ke BCA dan BNI milik H.M.

Tapi apa lacur? Proyek Dapur MBG yang dijanjikan cuma jadi ilusi. Tak ada asap ngebul, tak ada dapur yang berjalan. Ketika diminta balik, giliran pria berinisial R.D.W.T, usia 38 tahun yang muncul memberikan janji manis bakal mengembalikan uang pada 2 April 2026. Spoiler: uangnya sampai detik ini tidak pernah kembali!

“Seluruh proses pengajuan titik SPPG dilakukan melalui portal resmi mitra.bgn.go.id tanpa dipungut biaya apapun,” kata Irjen Pol. (Purn) Sony Sonjaya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional di Mapolresta, Sabtu, 23 Mei 2026.

Meski pihak Badan Gizi Nasional (BGN) sudah bersuara menegaskan bahwa tidak ada biaya sepeser pun alias gratis untuk verifikasi dapur faktanya di lapangan, “biaya koordinasi” siluman ini nyata adanya.

Kini, Polresta Barelang sudah tancap gas. Nama-nama seperti H.M, R.D.W.T, O.M, dan I. masuk dalam radar penyelidikan. Polisi pun sudah memanggil pihak yayasan dan pengurus terkait.

Sebagai catatan, Yayasan Gema Solidaritas Nusantara ini ternyata baru mengajukan tujuh titik ke BGN pada Desember 2025 dan statusnya masih pending verifikasi. BGN pun mengancam akan langsung “mendrop” titik-titik yang terbukti diperjualbelikan.

Editor: Aulia Ichsan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *