Koper Jadi Tersangka, Kontainer Jadi Rahasia?

poparts.id – Penegakan hukum di perbatasan Kepulauan Riau jadi sorotan publik, setelah Polda Kepri dengan sigap meringkus kurir koper atau ‘Inang-inang’. Ternyata publik belum lupa, kasus penyelundupan ribuan koli barang bekas lewat kontainer justru menguap tanpa tersangka. Bahkan, langkah berani seorang perwira menengah dalam membongkar praktik ilegal ini justru berujung pada pergeseran jabatan yang penuh tanda tanya. Ada apa dengan penegakan hukum kita?


Wajah lelah para ‘Inang’ di Pelabuhan HarbourFront, Singapura, menjadi potret kecil dari rantai gelap bisnis barang bekas. Demi upah 30 Dolar Singapura, mereka mempertaruhkan nasib membawa koper-koper kusam masuk ke Batam. Namun bagi negara, mereka adalah musuh industri tekstil yang harus dibasmi.

Sabtu, 25 April 2026 malam, Polda Kepri operasi. Tiga kendaraan pribadi di parkiran Pelabuhan Internasional Batam Center dicegat, 12 koper dan 34 ransel berisikan ratusan pakaian dan sepatu bekas disita. Tiga orang, SM, PW, dan CN, langsung menyandang status tersangka. “Mereka dijerat pasal berlapis UU Perdagangan dan Kepabeanan, terancam delapan tahun penjara,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei dalam siaran persnya Rabu, 6 Mei 2026.

Namun, di balik kegagahan itu, ada yang menusuk logika. Ternyata publik belum lupa pada penggerebekan dua kontainer berisi ribuan barang bekas oleh mantan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal. Hasilnya? Nihil. Tidak ada tersangka. Nama pemilik modal masih di meja penyidik.

Sebaliknya, sebuah anomali terjadi. Kombes Zaenal dimutasi usai melakukan penggerebekan. Ada apa?

Bea Cukai Batam pun kini berdalih. Saat dikonfirmasi, Rabu 6 Mei 2026, Setiawan Rosyidi, Kabid Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam menyebut progres kasus ini terus berjalan. Namun, publik mencium aroma kejanggalan: mengapa barang bukti kini raib dari Mapolres ke TPP Tanjung Uncang? Mengapa penyelundupan skala raksasa ini disebut ‘butuh alur penanganan tertentu’, sementara kurir koper bisa diproses dalam semalam?

Editor: Aulia Ichsan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *