Sabotase Di Jantung Industri Kabil: Sinyal Darurat Investasi?

poparts.id – Batam dalam pertaruhan! Di tengah ambisi menjadi mercusuar investasi dunia, sebuah ancaman senyap justru menggerogoti dari dalam. Kasus pencurian kabel yang marak di kawasan Free Trade Zone (FTZ) bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan tamparan keras bagi wajah ekonomi di Kepulauan Riau.


Gundah dan kecewa. Itulah yang dirasakan Kris Wiluan. CEO Citramas Group, ini hanya bisa mengurut dada menyaksikan laporan pencurian yang terus berulang. Dari Oktober 2024 hingga Januari 2025, kabel-kabel yang menjadi urat nadi produksi di Kawasan Industri Kabil dijarah tanpa ampun.

Padahal, di balik kabel-kabel yang terputus itu, ada harga diri bangsa dan kepercayaan investor global yang dipertaruhkan. Jika ini terus berlanjut, akankah modal asing masih sudi melirik kota yang berbentuk kalajengking ini?

Merespons alarm bahaya tersebut, Rabu, 1 April 2026, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin turun ke lokasi. Memimpin langsung jajaran petinggi Polda Kepri, sang Jenderal menegaskan sebuah titah yang tak bisa ditawar: Zero Tolerance.

“Sekecil apa pun gangguan kamtibmas akan berdampak terhadap kepercayaan investor. Penindakan harus tegas dan menyeluruh, termasuk terhadap jaringan penadah!” tegas Asep Safrudin.

Polisi kini membidik hingga ke akar-akarnya. Bukan hanya eksekutor di lapangan, tapi jaringan penadah yang selama ini menjadi ‘hantu’ di balik gelapnya kawasan industri akan dibabat habis. Negara tidak boleh kalah oleh premanisme yang mengancam stabilitas energi dan industri strategis. “Kami mengharapkan dukungan Polri. Keamanan adalah faktor utama bagi keberlanjutan investasi,” timpal Kris Wiluan, CEO Citramas Group di ruang rapat.

Kini, bola panas ada di tangan aparat dan pengelola. Kapolresta Barelang mengingatkan: jangan tunggu viral baru melapor! Sinergi melalui MoU telah ditandatangani, namun pembuktian di lapangan adalah ujian sesungguhnya.

Mampukah komitmen tegas ini menghentikan aksi para penjarah kabel dan mengembalikan rasa aman bagi para pemodal? Ataukah kegelapan akibat kabel yang terputus akan terus menghantui masa depan FTZ Batam? Kita nantikan langkah nyata selanjutnya.

Editor: Aulia Ichsan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *